teknik penanggulangan tumpahan minyak

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-4741159048406140”,
enable_page_level_ads: true
});

assalamualaikum semua…kali ini saya akan sharing sedikit mengenai oil spill recovery atau biasa disebut penanggulangan tumpahan minyak.

ada beberapa teknik penanggulangan tumpahan minyak yang akan saya jelaskan pada postingan saya kali ini. okay lets check this ouuuttt…

1. in-situ burning

BP-air-pollution

gambar 1. teknik in-situ burning

in-situ burning merupakan teknik penanggulangan tumpahan minyak dengan cara membakar minyak  tersebut secara langsung di lokasi tempat tumpahan minyak terjadi. teknik ini tidak bisa di aplikasikan di setiap lokasi perairan. namun harus memenuhi persyaratan tertentu. seperti lokasi jumlah minyak yang tumpah, dan jenis minyak. untuk lokasi, teknik ini hanya bisa dilakukan pada lokasi yang jauh dari pantai atau jauh dari benda dan peralatan yang mudah terbakar. karena teknik penanggulangan ini sangat sulit untuk dikendalikan. salah satu cara mengendalikan teknik ini adalah dengan melokalisir tumpahan minyak dengan menggunakan oil boom. oil boom yang di perlukan harus oil boom tahan api. jika oil boom biasa maka pasti akan ikut terbakar.

syarat yang kedua adalah jumlah minyak yang tumpah harus banyak, tebal dan tidak menyebar. maksudnya disini adalah ketika kita akan melakukan proses pembakaran maka kita membutuhkan segitiga api. unsur dari segitiga api adalah : panas, udara/oksigen, dan fuel/bahan bakar. jika didalam tumpahan minyak di perairan hanya ada sedikit minyak yang tumpah atau sudah menyebar luas maka teknik ini akan sulit diaplikasikan atau bahkan tidak dapat di aplikasikan. karena lebih banyak kandungan air daripada minyaknya. sehingga segitiga api tidak terpenuhi.

syarat yang ketiga adalah jenis minyak yang tumpah. apa bila jenis minyak yang tumpah disini adalah dari jenis crude maka sudah jelas teknik ini tidak cocok diaplikasikan. karena pada umumnya penanggulangan tumpahan minyak dengan metode in-situ burning ini cocok untuk tumpahan minyak ringan sejenis, BBM, SOLAR,dll.

2. oil boom

booms

gambar 2. oil boom

oil boom merupakan teknik penanggulangan tumpahan minyak yang harus dilakukan pertama kali ketika melihat adanya tumpahan minyak di perairan. fungsi utama dari oil boom adalah untuk melokalisir tumpahan minyak agar tidak melebar. ada berbagai cara melokalisir tumpahan minyak dengan oil boom lihat di konfigurasi gelaran oil boom

3. oil skimmer

skimmer

gambar 3. oil skimmer

oil skimmer adalah suatu alat pemisah minyak dengan air yang digunakan setelah minyak dilokalisir dengan oil boom. hasil pemisahan minyak akan disimpan di tempat penampungan minyak sementara yaitu pollutank/ flowting tank. ada berbagai jenis oil skimmer seperti : belt skimmer, rope/mop skimmer, drum skimmer. untuk beberapa cara pengoperasian oil skimmer. lihat di “cara pengoperasian OIL SKIMMER”.

4. oil sorbent

Untitled

gambar 4. sorbent

oil sorbent adalah lembaran dari benang nilon / polipropilene yang berfungsi untuk menyisihkan minyak melalui mekanisme absobsi. sorbent ini mengubah fase minyak yang cair menjadi padat sehingga mudah untuk disisihkan. ada 3 jenis sorbent yaitu organik alami (kapas, jerami, rumput kering, serbuk gergaji), anorganik alami (lempung, vermiculite, pasir), dan sintetis (busa poliuretan, polietilen, polipropilene, dan serat nilon).

5. oil dispersant

dispersant

gambar 5. oil dispersant

oil dispersant merupakan teknik penanggulangan tumpahan minyak dengan bahan kimia dimana bahan kimia ini mengubah minyak menjadi fraksi yang lebih kecil sehingga butiran minyak yang terurai akan tenggelam kedasar laut. zat kimia yang digunakan untuk dispersant adalah surfaktan. salah satu syarat penggunaan oil dispersant adalah tidak adanya terumbu karang yang hidup didasar laut, karena bila oil dispersant mencemari terumbu karang maka akan dapat menghambat pertumbuhan terumbu karang, bahkan dapat membunuhnya. termasuk biota laut yang hidup di sekitar terumbu karang.

6. bio remidiasi

oil

gambar 6. bio remidiasi

teknik ini menggunakan sejenis bakteri pemakan bahan kimia termasuk minyak dan mengubahnya menjadi oksigen dan nutrisi. nama bakteri ini adalah bakteri petrofilik. bakteri ini hanya dapat hidup di ph, oksigen, dan suhu perairan tertentu.

7. oil coagulant

11

gambar 7. oil coagulant

salah satu teknik penanggulangan tumpahan minyak dengan zat kimia yang berfungsi untuk menggumpalkan minyak, sehingga minyak dapat disisihkan dengan mudah.

Iklan

2 tanggapan untuk “teknik penanggulangan tumpahan minyak”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s