jenis-jenis Pelumas

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-4741159048406140”,
enable_page_level_ads: true
});

hayyyy sobat bloggeerrr…hari ini saya akan memcoba berbagi tentang beberapa jenis pelumas yang saya ketahui. okaayy kita capcus langsung aja ke TKP..

ada 3 jenis :

  1. pelumas cair (Lubricantion oil)
  2. Gemuk/grease
  3. pelumas padat (solid film lubricant)

ada tiga model pelumasan :

  1. hydrodinamic memungkinkan pemisahan penuh antara bagian bergerak dan bagian yang diam.
  2. Boundary, antara bagian yang bergerak dan yang diam hanya ada lapisan tipis pelumas sebagai hubungan adesi saja.
  3. camapuran antara hydrodinamik dan boundary, hampir seperti boundary, namun kecepatan putaran terbatas.

untuk bantalan journal pelumas berjalan dengan tiga mode tersebut, saat start berlaku boundary, waktu akselarasai berlaku campuran dan putaran penuh berlaku hydrodinamik (full film). untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada grafik dibawah ini.

Picture1

 

gambar 1. grafik model pelumasan

Fungsi dari pelumasan adalah :

  • memperkecil gesekan.
  • mencegah keausan.
  • mencegah kelengketan (adhesi) logam dengan logam.
  • mencegah korosi.
  • membuang panas yang timbul akibat gesekan.
  • membantu mendistribusikan beban poros pada bantalan.

yang terpenting dari suatu pelumasan adalah kemampuannya membentuk lapisan pada permukaan bantalan. dan yang paling baik adalah dengan viskositas rendah pelumas tetap tidak pecah ketika melapisi permukaan bantalan dan poros. viskositas yang tinggi akan menghasilkan hambatan putaran yang lebih besar. minyak pelumas pada umumnya terbuat dari minyak mineraal, dengan additive antara lain :

  • pemecah keausan
  • penahan oxidasi
  • pencegah karat
  • peningkat viskositay index
  • pencegah pembusaan
  • penurun titik beku
  • detergent dispersant (pencegah timbulnya deposit)

gambar dibawah ini akan menunjukkan mengenai klasifikasi dari minyak pelumas.

Picture2

Gambar 2. klasifikasi minyak pelumas

Gease

Merupakan campuran minyak pelumas dan bahan sabun. terdiri dari berbagai jenis tergantung dari campuran dan penggunaannya. beberapa bahan campuran yang disertakan : lithium, soda sabun, bahan penggumpal.

cara pelumasan dengan grease :

  1. gunakan grease yang tepat sesuai yang dianjurkan pembuat mesin.
  2. bersihkan bagian mesin sebersih mungkin dengan solvent yang tiak merusak.
  3. masukkan / injeksikan grease sampai terlihat keluar dari sisi drain.
  4. jangan mencampur grease dengan grease merek lain.
  5. operasikan mesin dan periksa grease yang keluar dari sisi drain untuk mengetahui komposisi perubahannya atau kotoran / serpihan logam.
  6. periksa kenaikan suhunya.

Picture3

 

gambar 3. jangan mencampur pelumas

Picture4

gambar 4. gunakan pelumas yang direkomendasikan

pelumas dan pelumasan memegang peranan sangat penting didalam kelangsungan operasi sebuah peralatan. sekali terjadi kelalaian dan keteledoran didalam menanganani bagian-bagian yang harus dilumasi akan berakibat fatal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s